Skip to main content

Inilah Cara Memasak Sayuran yang Benar !!


Sayuran sebenarnya merupakan salah satu makanan wajib yang perlu di konsumsi setiap hari. Banyak kandungan gizi, mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh kita yang terdapat pada sayuran.

Serat yang tinggi pada sayuran sangat baik bagi kesehatan pencernaan. begitu pun dengan antioksidan yang terdapat di dalamnya. Antioksidan berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mampu menghancurkan radikal bebas dalam tubuh.

Sayangnya tidak sedikit orang yang tidak menyukai bahan pangan yang satu ini. Cara pemasakan pun ikut berperan dalam menjaga kandungan gizi yang ada di dalam sayuran. Cara pemasakan yang salah justru dapat merusak vitamin yang ada di dalamnya.

Ada beberapa cara pemasakan yang mampu menjaga kandungan nutrisi dalam sayuran. Dan yang akan kita bahas kali ini adalah cara pemasakan dengan rebus dan kukus. Karena kedua cara inilah yang terbaik untuk menjaga nutrisi dalam sayuran.

1. Rebus
Rebus adalah proses pemasakan dimana sayuran dimasukan ke dalam air yang mendidih.

2. Kukus
kukus adalah proses pemasakan dimana sayuran diletakan di atas sarang atau keranjang kukus. Dan di bawah sarang atau pembatas itu terdapat air. Sayuran akan matang dengan bantuan uap yang dihasilkan dari hasil pemanasan air dibawah sarang tadi.

Timbul satu pertanyaan : mana yang lebih baik di antara keduanya? Kukus atau rebus? Mari kita bandingkan!

Tampilan
Rebus : Warna sayuran yang proses pemasakannya dengan cara rebus cenderung lebih gelap dan pucat. Terlihat tidak segar.

Kukus : Warna sayuran yang melalui proses pemasakan dengan cara kukus memiliki warna yang lebih cerah,terlihat lebih segar dari rebus.

Tekstur
Rebus : Sayuran yang di rebus memiliki tekstur yang lembut dibanding dengan sayuran yang di masak dengan cara kukus.

Kukus : Sayuran yang di kukus memiliki tekstur lebih renyah dibanding dengan sayuran yang di masak dengan cara di rebus.

Tambahan
Ada beberapa jenis sayuran yang jika di kukus kadar antioksidannya akan meningkat, diantaranya : kembang kol, kol, sawi dan brokoli.

Begitupun dengan rebus, ada beberapa sayuran yang jika dimasak dengan cara rebus kadar antioksidannya akan meningkat, diantaranya : wortel,zucchini dan tomat. Penelitian menunjukan antioksidan pada ketiga sayuran itu dapat meningkat jika melalui proses rebus.

Tips
Jika Anda ingin merebus sayuran, sebaiknya tidak terlalu lama dalam merebusnya karena dikhawatirkan suhu panasnya dapat merusak vitamin serta menghilangkan nutrisi yang ada didalamnya.

Menurut situs the kitchn, Anda juga bisa menambahkan garam pada rebusan air, garam berfungsi untuk memperbaiki rasa sayuran dan mempertahankan warna. Setelah 30 detik silakan masukan ke dalam air es. Pastikan apa itu sudah matang atau belum. Biasanya butuh waktu sekitar 2-5 menit untuk merebus sayuran.

Potong sayuran dengan ukuran yang sama agar matang merata baik itu ketika merebus atau mengukus sayuran.

Pada akhirnya semua kembali lagi pada selera Anda masing-masing. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Boleh di share kok.. Terima kasih.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Memilih Madu Asli agar Mendapat Manfaat Madu yang Sesungguhnya

Madu adalah cairan kental yang dihasilkan oleh lebah atau serangga lainnya dari nektar bunga. Madu ini terbilang istimewa karena disebutkan juga dalam al-qur'an dan hadist. Selain karena rasanya yang manis, madu ini termasuk obat yang ampuh bagi beberapa penyakit. Tak heran bila madu ini dijadikan alternatif pengganti gula. Selain manis juga aman karena manisnya merupakan manis alami. Berbicara mengenai madu, madu ini mengandung banyak zat zat baik yang bagus untuk kesehatan tubuh. Manfaat madu ini pun dapat : Manfaat Madu 1. Mencegah Kanker dan Penyakit Jantung Madu kaya akan flavonoid. Flavonoid merupakan antioksidan yang mampu membantu menurunkan resiko timbulnya  beberapa jenis kanker dan penyakit jantung. 2. Anti Bakteri dan Anti Jamur Menurut director of the Honey Research Unit at the University of Waikato in New Zealand, Peter Molan. "Semua jenis madu merupakan anti bakteri karena lebah menambahkan enzim yang mampu membuat hydrogen peroksida."

8 Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan

Asam jawa atau tamarind merupakan tumbuhan yang tumbuh di daerah tropis dan berhubung negara kita berada di daerah tropis maka tidak sulit untuk menemukan tanaman ini. Asam jawa biasa digunakan menjadi bumbu masakan. Banyak masakan jawa yang menggunakan asam jawa sebagai bumbu utamanya.  Bukan hanya menjadi bumbu di masakan, asam jawa ini pun biasa digunakan dalam minuman. Tidak sedikit minuman yang terbuat dari asam jawa bahkan minuman kemasan pun menggunakan asam jawa sebagai rasa utamanya. Rasanya yang asam membuat asam jawa menjadi nikmat untuk dijadikan minuman. Selain itu rasanya yang asam mampu membuat tubuh terasa segar dan manfaat asam jawa ini pun begitu banyak. Tidak heran banyak orang yang menyukainya. Manfaat Asam Jawa Kesehatan Pencernaan Dari dulu asam jawa dianggap sebagai pencahar alami. Kandungan serat pada asam jawa yang mungkin membantu proses ini. Seperti yang kita tahu serat merupakan hal baik yang dapat menjaga kesehatan pencernaan. Serat mampu m...

Dampak Positif dan Negatif Konsumsi Pisang

Buah yang sering ditemukan di daerah tropis ini,selain rasanya yang lezat harganya pun cukup terjangkau bagi semua kalangan. Meskipun harganya tejangkau tapi jangan remehkan kandungan gizi dan manfaat dari buah yang satu ini. Buah pisang mengandung protein, vitamin dan mineral. Berikut vitamin dan mineral yang terkandung dalam buah pisang yang dilansir oleh nutritiondata.self.com : Vitamin Mineral Vitamin A Vitamin C Vitamin E (Alpha Tocoperol) Vitamin K Thiamin Riboflavin Niacin Vitamin B6 Folate Pantothenic Acid Choline Bataine Calcium Iron Magnesium Phosphorus Potassium Sodium Zinc Copper Manganese Selenium Fluoride Dengan kandungan buah pisang yang begitu banyak dan baik maka tidak heran kalau buah yang satu ini memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa manfaat dari buah yang satu ini :